Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Curhat dong ma

Pengalaman Long Distance Marriage (Refleksi 10 Tahun Pernikahan)

Saya menikah pada tahun 2015. Saat menulis blog ini Saya dan suami telah menjalani Long Distance Marriage (LDM) selama 10 bulan karena Saya sedang menempuh studi S2. Disini saya akan menuliskan pendapat saya mengenai LDM. Sebelum itu mari sedikit mengulas tentang pernikahan. Pernikahan disebut "nikah", b erasal dari kata Arab "نكاح" yang berarti bersatu atau bergabung . Dalam konteks hukum Islam, nikah adalah akad (perjanjian) antara seorang laki-laki dan perempuan untuk hidup bersama sebagai suami istri secara halal (sumber: chatGPT).  Menurut Saya, tujuan pernikahan selain untuk melanjutkan garis keturunan, pernikahan juga penting karena merupakan janji mengikatkan diri dihadapan Allah SWT. Selain itu  jika mengacu dari ayat suci Al-quran serta penciptaan Adam dan Hawa. Atas kemurahan hati Allah SWT, kita telah disediakan pasangan untuk memenuhi kebutuhan akan kasih sayang.  “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari ...

Resiliensi dalam Belajar dan Belajar menjadi Resilien

Seiring bertambahnya usia, rasanya bertambah pula pengalaman hidup dan wisdom yang kita miliki. Di penghujung kuliah s2 di Liverpool, ada 1 rumusan yang dapat di simpulkan dari perjalananku sejauh ini. Ketakutan dan kemalasan pada dasarnya berawal dari ketidak tahuan kita. Aku masih ingat sembilan bulan lalu, ketika pertama sampai di Liverpool, aku tidak bisa tidur dan selalu gelisah. Sering terbersit penyesalan kenapa sih tidak kuliah di Indonesia aja. Lebih nyaman dan mudah. Saat itu, setiap hari aku takut dan rendah diri. Setiap mau bertemu sama orang selalu gugup dan gagap dalam berbicara. Apalagi kalau sudah waktu nya kuliah, aku jadi anak paling diam di kelas.  Sesi yoga terakhir sebelum aku pulang ke Indonesia Meskipun takut, setiap hari aku datang ke kelas. Termasuk kelas-kelas tambahan yang bisa aku ikuti, untuk berinteraksi dengan sebanyak-banyak orang di Liverpool. Mulai dari kelas bahasa inggris, menulis, kebudayaan inggris, workshop arsitektur, dll. Setiap minggu berju...

Surat Cinthakuh

"We can't lose with God on our side We'll find strength in each tear we cry From now on, it will be you and I And our ribbon in the Sky for our love" Diatas adalah cuplikan lagu " Ribbon in the sky " oleh Stevie Wonder. Setiap mendengar lagu ini, mood-ku berubah tenang dan damai. Lagu ini dirilis tahun 1982 dan merupakan nominasi Grammy pada kategori Best Male R&B (Rhythm and Blues) Vocal Performance . Seperti kebanyakan lagu karangan Stevie Wonder, lagu ini penuh emosi dan lirik yang puitis. Melodi yang digunakan sederhana dan berulang. Skill musisinya ketara sekali tanpa perlu dipamerkan. Kaya akan harmoni dan pesan mendalam. Ternyata bikin lagu tidak perlu yang rumit dan theoritis, sebuah lagu bisa sangaaaat indah jika  dibuat dengan sungguh-sungguh dari hati. Beda banget kalau lagu asal dibuat untuk kepentingan komersil, apalagi trendnya sekarang hanya digenerate menggunakan Artificial Inteligence , lagu terasa hambar tidak menyenangkan hati.  Menuru...